Jawaban Quiz Static Routing (Load Balance + Fail Over)

Posted on Posted in Training

mikrotik_logo_newArtikel berikut adalah jawaban dari quiz Static Routing  yang pernah dibawakan pada training online oleh IlmuJaringan(dot)com tanggal 26 September 2015 . Jawaban dari quis yang akan dibahas pada artikel ini merupakan konfigurasi yang menggunakan pendekatan konsep, sehingga akan terlihat berbeda jika konfigurasi tersebut akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan praktis. Karena menggunakan pendekatan konsep maka konfigurasi akan terlihat lebih panjang karena pendekatan konsep bertujuan untuk memperlihatkan tahapan demi tahapan yang perlu dilakukan pada saat melakukan konfigurasi. Agak berbeda dengan pendekatan taktis yang umumnya menggunakan konfigurasi yang langsung ditujukan untuk membuat sebuah jaringan bisa berfungsi (100% connected).

Konfigurasi Static routing yang akan digunakan pada topologi ini adalah konfigurasi yang memperhatikan penerapan load balancing dan fail over. Konfigurasi akan dilakukan dengan memperhatikan penggunaan parameter distance pada setiap entry routing. Jika ada sebuah remote network bisa ditempuh dengan beberapa path dimana path tersebut memiliki “cost” yang sama maka akan diterapkan konfigurasi load balancing + fail over. Namun jika sebuah remote network bisa dituju dengan menggunakan beberapa path, namun ada sebuah path yang memiliki cost yang lebih baik, maka konfigurasi hanya akan diterapkan dengan teknik failover saja.

x1

Konfigurasi GW

Router ini merupakan router yang terhubung ke Internet sehingga harus dilakukan konfigurasi default route menuju internet dengan menggunakan perintah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju network 192.168.10.0/24  konfigurasi static routing dapat dilakukan dengan menggunakan perintah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju network 192.168.20.0/24 perintah yang dapat digunakan adalah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju network 10.30.30.0/30 Router GW memiliki 2 path dengan yang sama baiknya, maka untuk menuju network tersebut dapat diterapkan teknik load balancing. Adapun perintah yang dapat digunakan adalah seperti berikut ini.

 

Selain konfigurasi di atas, pada Router GW perlu pula ditambahkan konfigurasi DNS dan Masquerade seperti perintah berikut ini.

 

 

Konfigurasi R1

Untuk menuju internet konfigurasi default route dapat menggunakan perintah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju Network 192.168. 20.0/24 konfigurasi static routing dapat dilakukan dengan menggunakan perintah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju network 10.20.20.0/30, Router R1 memiliki 2 (dua) path yang sama baiknya, sehingga konfigurasi static routing untuk menuju network tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan load balancing. Adapun perintah yang dapat digunakan adalah berikut ini.

 

Konfigurasi R2

Untuk menuju internet konfigurasi default route dapat menggunakan perintah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju Network 192.168. 10.0/24 konfigurasi static routing dapat dilakukan dengan menggunakan perintah seperti berikut ini.

 

Untuk menuju network 10.10.10.0/30, Router R2 memiliki 2 (dua) path yang sama baiknya, sehingga konfigurasi static routing untuk menuju network tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan load balancing. Adapun perintah yang dapat digunakan adalah berikut ini.

 

Catatan :
Nilai total dari Quiz ini adalah 19 Point

 

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*