OSPF Link Type – Bagian 3

Posted on Posted in Konsep Jaringan, MikroTik

mikrotik_logo_newPada dua artikel sebelumnya sudah dibahas, bagaimana mengetahui jenis link pada jaringan yang menerapkan OSPF dengan menggunakan pedoman topologi jaringan.  Kedua artikel tersebut sudah memperlihatkan bagaimana kita menentukan jenis-jenis link OSPF dengan melihat topologi jaringan.  Yang sedikit menjadi pertanyaan adalah bagaimana kita bisa menentukan jenis link OSPF  jika tidak memiliki gambar topologi jaringan?

Sejak OSPF merupakan routing protokol kategori Link State, sebenarnya Router yang menjalankan OSPF akan mengetahui dengan tepat bagaimana bentuk topologi jaringan yang dikelolanya.  Tentunya dengan mengetahui bentuk atau topologi jaringan, Router OSPF juga akan mengetahui  jenis atau tipe link yang ada pada jaringan tersebut.  Ini akan membuat kita sebagai administrator juga sebenarnya bisa mengetahui jenis link yang ada pada jaringan kita, meskipun kita tidak memiliki gambar topologi jaringan, seperti pada kedua artikel sebelumnya.  Anda akan bisa mengetahui (menggambar sekalipun) sebuah topologi jaringan, hanya dengan melihat Link State DataBase  (LSDB) yang ada pada setiap Router OSPF.

Tentunya untuk memiliki kemampuan menggambar topologi jaringan dengan bermodalkan LSDB, Anda tentu harus terlebih dahulu mengenal jenis-jenis Link State Advertisement (LSA) yang dihasilkan oleh setiap router yang menjalankan OSPF.  Untuk jaringan yang menerapkan Single Area OSPF, Anda cukup memeliki pemahaman yang baik terhadap LSA Type Router dan LSA Type Network.  Sedangkan untuk jaringan yang menerapkan Multi Area OSPF, Anda harus mengenal jenis-jenis LSA yang lain.   Bila ingin mengetahui seluk beluk LSA ini, Anda dapat membaca terlebih dahulu Buku Konsep dan Implementasi Routing 200% Connected, terbitan Jasakom.  Dengan membaca buku tersebut diharapkan Anda akan lebih mudah memahami artikel ini.

Mari kita lihat teknik menggambar topologi jaringan “dengan hanya” bermodalkan LSA dan pedoman Link Type yang sudah dibahas pada artikel-artikel sebelumnya.

Misalnya Anda hanya memiliki informasi LSA dari sebuah Router OSPF seperti terlihat pada uraian berikut ini.

Dari uraian di atas, terlihat bahwa jaringan OSPF tersebut hanya memiliki 2 (dua) jenis LSA, yaitu LSA Type Router dan LSA Type Network. Karena hanya memiliki 2 jenis LSA tersebut, maka kita sudah bisa mengambil kesimpulan bahwa jaringan yang masih akan diterawang ini adalah jaringan Single Area OSPF dan tidak terhubung ke External Network.

Masih dari uraian LSA di atas, terlihat bahwa jumlah LSA Type Router hanya ada 2 (dua) LSA. Ini bisa menunjukkan kepada kita bahwa pada jaringan OSPF ini hanya dihuni oleh 2 (dua) unit Router. Dan, identitas kedua router tersebut masing-masing adalah 1.1.1.1 dan 2.2.2.2, perhatikanlah parameter routerId=1.1.1.1 dan routerId=2.2.2.2.

Dari penerawangan awal, ternyata kita sudah bisa mulai menggambarkan topologi jaringan OSPF, dan dari hasil analisa awal tersebut, jaringan yang akan diterawang ini bisa digambarkan seperti berikut ini.

ospf_01 copy

Konsep OSPF mengatakan, bahwa Router-Router OSPF yang berada pada satu area, akan memiliki LSA yang sama. Dengan berbekal konsep tersebut, Anda tidak perlu lagi mencari tahu apakah LSA yang ada pada uraian di atas merupakan milik Router 1.1.1.1 atau kah LSA tersebut merupakan milik Router 2.2.2.2. Karena ini merupakan Single Area OSPF, maka LSA pada kedua router tersebut adalah sama. Dengan kata lain, uraian informasi LSA di atas merupakan LSA yang ada pada Router 1.1.1.1 dan uraian LSA tersebut juga merupakan LSA yang ada pada Router 2.2.2.2

Kembali kepada LSA, mari kita perhatikan LSA Type Router yang dihasilkan oleh Router 1.1.1.1, yang dituliskan kembali seperti berikut ini.

Anda dapat melihat bahwa LSA tersebut menginformasikan bahwa Router 1.1.1.1 memiliki 1 (satu) Stub Link dengan network 192.168.10.0/24 dan 1 (satu) Transit Link dengan Network Address yang masih kurang jelas. Transit link ini hanya memuat informasi 10.10.10.2 dan 10.10.10.1. Sehingga pada tahapan ini, gambar topologi tersebut sudah dapat dilengkapi seperti terlihat berikut ini.

ospf_02 copy

Selanjutnya, mari kita perhatikan LSA Type Router yang dihasilkan oleh Router 2.2.2.2, seperti yang dituliskan kembali pada uraian berikut ini.

 

Dari informasi  LSA di atas, terlihat bahwa Router 2.2.2.2 memiliki 2 (dua) Stub Link masing-masing dengan network 192.168.20.0/24 dan 192.168.30.0/24. Router ini juga memiliki memiliki 1 (satu) Transit Link dengan Network Address yang masih kurang jelas. Transit link ini hanya memuat informasi 10.10.10.2 dan 10.10.10.1. Sehingga sampai pada tahapan ini, gambar topologi sebelumnya dapat direvisi kembali dan bisa digambarkan seperti berikut ini.

ospf_03 copy

Untuk urusan Stub Link bisa dianggap selesai, jaringan ini hanya memiliki 3 (tiga) Stub Link. Sehingga gambaran awal dari jaringan ini bisa diasumsikan bahwa Router 1.1.1.1 memiliki network 192.168.10.0/24 sedangkan Router 2.2.2.2 memiliki network 192.168.20.0/24 dan 192.168.30.0/24.

Selanjutnya yang menjadi pertanyaan, apakah Transit link yang dimiliki oleh Router 1.1.1.1 merupakan network transit yang menghubungkan dirinya dengan Router 2.2.2.2? Jika dilihat dari identitas Transit Link tersebut, baik yang ada pada LSA milik Router 1.1.1.1 maupun Router 2.2.2.2, Transit Link yang dinformasikan oleh Router 1.1.1.1 merupakan Transit Link yang sama dengan yang diinformasikan oleh Router 2.2.2.2, Perhatikanlah parameter link-type=transit parameter id=10.10.10.2 data=10.10.10.1, parameter-parameter tersebut ada pada LSA Type Router milik Router 1.1.1.1 dan Router 2.2.2.2. Sehingga bisa dipastikan transit link dengan id=10.10.10.2 merupakan transit link yang menghubungkan Router 1.1.1.1 dan Router 2.2.2.2, seperti terlihat pada gambar berikut.

ospf_04 copy

 

Selanjutnya yang menjadi pertanyaan akhir adalah, berapakah network address yang digunakan oleh Transit Link antara Router 1.1.1.1 dan Router 2.2.2.2? Untuk mengetahui informasi network address dari sebuah Transit Link atau Transit Network, Anda harus membedah LSA dengan Type Network, dan jika dituliskan kembali LSA Type Network yang ada pada jaringan ini, akan terlihat seperti uraian berikut ini.

Dari uraian di atas, terlihat bahwa network yang berada di antara Router 1.1.1.1 dan Router 2.2.2.2 menggunakan prefix 255.255.255.252, dan pada network tersebut terdapat IP Address 10.10.10.2, sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa network address yang menjadi Transit Link dari kedua router OSPF ini adalah 10.10.10.0/30. Sampai pada tahapan akhir ini, topologi jaringan OSPF kita dapat digambarkan penuh seperti berikut ini.

ospf_05 copy

Masih banyak informasi yang dapat Anda gali dari LSA yang ada pada uraian di atas, Anda masih dapat menentukan mana Designated Router dan mana Backup Designated Router. Juga metric-metric yang ada pada jaringan tersebut dapat diketahui dengan melihat lebih dalam LSA yang dihasilkan oleh setiap router.

Sebagai catatan, artikel ini hanyalah lelucon belaka, hanya digunakan untuk bermain-main dengan konsep OSPF dan hanya untuk menguji seberapa expert kah Anda menguasai OSPF…

Artikel terkait
OSPF Link Type – Bagian 1
OSPF Link Type – Bagian 2

 

 

 

 

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*