Konfigurasi Cisco Router sebagai Internet Gateway

Posted on 6 CommentsPosted in Cisco

Artikel berikut ini merupakan tahapan konfigurasi yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Router Cisco menjadi Internet Gateway bagi sebuah jaringan lokal (LAN). Hasil akhir yang ingin dicapai adalah komputer-komputer pada LAN adalah dapat meng-akses layanan Internet. Adapun contoh topologi yang akan digunakan adalah sebagai berikut.   Sedangkan tahapan-tahapan konfigurasi yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut: […]

Share Button

Konfigurasi DHCP Server dan DHCP Client dengan Router MikroTik

Posted on Leave a commentPosted in MikroTik

Outline : DHCP Server Make Static Security Feature Multiple DHCP Server DHCP Client DHCP Server DHCP Server digunakan sebagai teknik pembagian IP Address secara dinamik. DHCP Server dapat diaktifkan pada MikroTik sehingga host atau client tidak perlu mengkonfigurasikan IP Address secara manual. Client hanya akan melakukan request kepada Router MikroTik. Konfigurasi IP Address ini meliputi […]

Share Button

Konfigurasi DHCP Relay pada Router MikroTik

Posted on 5 CommentsPosted in MikroTik

Skenario jaringan mengkonfigurasikan DHCP Server dijalankan pada Router GW, namun akan melayani network 192.168.1.0/24 dan 192.168.2.0/24. Konfigurasi jaringan ini mengharuskan Router A menjadi DHCP Server Relay.  Konfigurasi pada Router-GW adalah sebagai berikut :

  Sedangkan untuk Router-A yang hanya berfungsi sebagai DHCP Relay, konfigurasi yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

[…]

Share Button

Konfigurasi DHCP Server/Client pada Router MikroTik

Posted on 4 CommentsPosted in MikroTik

DHCP Server Chapter ini akan membahas konfigurasi DHCP Server pada Router MikroTik. Saya memilih MikroTik sebagai contoh implementasi karena router ini banyak digunakan pada jaringan kelas SOHO atau Low End, selain itu router ini sangat mudah dikonfigurasi dan dipasarkan dengan harga yang terjangkau. Asumsi saya Router MikroTik sudah dikonfigurasikan IP Address sesuai topologi pada gambar […]

Share Button

DHCP Server, DHCP Client dan DHCP Relay

Posted on Leave a commentPosted in Konsep Jaringan

DHCP sebagian besar bekerja dengan menggunakan komunikasi broadcast, baik itu yang dilakukan oleh DHCP Client maupun DHCP Server. Anda bisa melihatnya pada chapter sebelumnya. Dikarenakan bekerja dengan komunikasi broadcast, maka DHCP Server harus berada satu network (satu broadcast domain) dengan DHCP Clientnya. DHCP Server tidak bisa terpisah oleh Router dengan client-clientnya. Marilah kita lihat gambar […]

Share Button

DHCP Process

Posted on Leave a commentPosted in Konsep Jaringan

Mengkonfigurasikan DHCP Server sangatlah mudah dan tidaklah rumit. Untuk beberapa perangkat kita bahkan hanya cukup mencentang pilihan DHCP Enable, dan DHCP Server kita telah siap. Namun pernahkah kita mempelajari apa saja yang dilakukan oleh DHCP Server jika ada sebuah komputer/laptop yang menjadi DHCP Client dan ingin mendapatkan IP Address. Uraian di chapter ini sangat teoritis […]

Share Button

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)

Posted on Leave a commentPosted in Konsep Jaringan

Cara mengkonfigurasikan IP Address pada sebuah komputer/laptop dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : Metode Statik Metode Dinamik Metode statik atau metode manual adalah cara mengkonfigurasikan IP Address dengan mengisikan serara manual paramater-parameter  IP sehingga komputer kita terhubung ke jaringan. Parameter-parameter itu antara lain IP Address, subnetmask, default gateway dan DNS Server yang akan digunakan. […]

Share Button